Heiii!!
Akhirnya setelah sekitar tiga minggu saya ngepost lagi. Akan random saja sih postnya, cerita-cerita singkat tentang kesibukan apa yang sudah kulakukan minggu-minggu ini sekembaliku ke Indonesia.
Sejujurnya, aku agak capek juga minggu-minggu ini. Kembali ke Indonesia, memang aku sudah tahu bahwa akan kuhadapi yang namanya Ujian Paket C, pertarungan perebutan beasiswa, dan kesibukan hidup lainnya di kota metropolitan ini. Tapi ketika dijalani, jujur males juga. Kembali dari Brazil yang bersih, indah, dan penuh tanah ladang (oh Parana, betapa kucinta dikau!), datang ke Indonesia, yah, Indonesia.
Teringat lagi sekarang, tanggal 4 September lalu, ketika kali pertama menginjakkan kaki di tanah Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, kesesakan udaranya sudah menyakiti paru-paruku. Ternyata udara yang selama ini aku nikmati di Jakarta ini kotor sekali! Menapak masuk pertama kali di rumahku tiga minggu lalu, astaga! Tidak bisa kubayangkan bagaimana aku selama ini bisa bertahan hidup di kotak sesak kurang ventilasi ini!
Ditambah lagi di minggu-minggu pertama tidak ada kegiatan atau perlakuan spesial yang kuterima. Boro-boro mengunjungi pertemuan Rotary Club, sponsorku, Mamaku langsung membawaku berburu beasiswa dan membetulkan laptop ke Ratu Plaza sana. Tidak boleh buang waktu, ujar beliau. Ya sudahlah.
Saat keluar masuk Metro Mini Blok M-Ciledug itu, tanpa kusadari aku membandingkan lagi Indonesia dan Brazil. Aku teringat Curitiba, dengan sistem transportasinya yang begitu bersih, sejuk, dan nyaman. Bis-bis gandeng besar berwarna oranye, dengan halte kapsulnya yang berbentuk lucu dan bersih juga. Lalu kutengok Metro Mini, bis kecil berkapasitas 50-an orang tapi sering dimampatkan hingga 70 manusia lebih di dalamnya. Dompet hilang, pengamen, kriminalitas, pengemudi yang ugal-ugalan... Ugh, jangan bicara kenyamanan lagilah. Transjakarta-pun, yang menjadi kebanggaanku warga Jakarta selama ini, ternyata adalah hasil contekan dari sebuah sistem transportasi serupa di Malaysia dan Brazil. Gubernur kita sampai terbang ke Brazil kok untuk mempelajarinya!
Bukan saya jadi anak muda kagetan, seperti kata Pak SBY yang terhormat, tatkala diprotes seorang putri Indonesia mengenai pemerintahannya yang tidak "sebagus" luar negeri. Bukan, bukan itu. Mungkin saya gerah dan sedikit shock saja, melihat kenyataan hidup di luar sana yang jauh lebih indah, jauh lebih tertata, bahkan di negara seperti Brazil yang notabene kita akan menganggapnya sebagai negara dunia ketiga. Negara tidak masuk hitungan yang (katanya) sama-sama korupnya dengan Indonesia.
Saya bingung, bagaimana di negara saya ini ada orang-orang yang seharinya harus bertahan hidup dengan uang 1-2 US$, sementara di Brazil sana uang segitu paling untuk dibelikan sekaleng bir dengan kembali tiga bungkus permen. Kalau melihat terpuruknya Brazil di masa lampau, tidak ada alasan bagi Indonesia untuk mengasihani diri sendiri!! Brazil juga pernah punya mata uang amburadul, sistem ekonomi yang acak-acakan, pemerintahan yang korup, tapi toh hari ini mereka tegak berdiri?! Kok kita ngga bangkit-bangkit sih?? Di Brazil saya temukan pendidikan gratis, pemerintah yang memperhatikan gizi rakyatnya, transportasi yang aman, air yang bersih, listrik yang stabil... Korupsi memang ada, tapi orang sana tahu malu! Korupsipun masih pada batasnya.
Sebagai warga Indonesia keturunan, saya juga memperhatikan satu budaya yang indah yang mereka miliki, yaitu tenggang rasa antar ras. Meskipun Brazil punya sejarah perbudakan dengan orang kulit hitam, tapi di sana tidak ada lagi rasisme sekarang ini. Kulit hitam, putih, kuning, merah, semua berteman dan membangun negaranya. Seorang Indonesia yang tinggal di Brazil sana menyampaikan, bahwa bahkan jika warga keturunan atau imigran ingin terlibat dalam pemerintahan atau bahkan militer, itu bukan hal yang tidak mungkin di Brazil. Bisa!! Ayo... Kenapa kita tidak mau dewasa sedikit? Ras itu kan hanya warna kulit, bentuk hidung, bentuk mata dan postur tubuh? Di dalamnya kan isinya sama semua... Betulkah?
Yah... Jadi protes politik dan sistem kalau begini caranya. Maafkan saya yah, bulan puasa begini malah bikin panas.
Tentang saya saja deh sekarang. Bulan April tahun depan saya mau mencoba kuliah ke Jepang. Jujur tentang kuliah ini masih membingungkan juga. Saya tertarik untuk ke Jepang sana... Tapi ada rasa takut tentang kultur dan budaya orang Jepang yang dari dulu, jujur, saya anggap aneh. Lagu-lagu pop modern mereka yang mencampur-campurkan Bahasa Inggris dengan Bahasa Jepang, itu terdengar menggelikan di kuping saya. Seperti tanggung saja. Bahasanya-pun tidak terlalu indah didengar, jika dibandingkan dengan Portugis atau Prancis misalnya. Ada banyak sih keuntungan saya berkuliah di universitas ini. Tempat yang bagus, fasilitas yang komplit, dan kenalan dari seluruh Asia Tenggara. Pertukaran budaya, sesuatu yang selalu saya sukai. Tapi dengan Jepangnya sendiri? Hmm... Entahlah.
Masih berdoa juga saat ini apakah ada jalan ke negara lain. Entah Australia, atau, siapa yang tahu, Brazil lagi. Hei... Tunggu dulu. Dulupun Brazil tidak kusukai. Apa mungkin aku akan jatuh cinta pada Jepang nantinya seperti cintaku pada Brazil sekarang? Mungkin, mungkin saja. Orang muda plin-plan, kata mereka.
Jadi apa kegiatanmu sekarang, Samuel? Aku sedang banyak bimbingan belajar, mempersiapkan diri untuk ikutan Paket C nanti. Tidak, tidak nembak. Saya jujur mau ikut tes. Anak Tuhan tidak boleh tembak-tembakan begitulah, tidak halal. Selain bimbel-bimbel itu... Sedikit banyak aku ikutan ke kantor orang tua, mengenal dan mempelajari sedikit sistem perusahaan kami. Tuhan sedang menolong Nice Frame, puji Tuhan.
Jalan-jalan dengan teman-teman tentu tidak dilupakan... Baru Senin lalu aku nonton hemat di Bintaro Plaza tercinta bersama teman-teman. Amanda, Anastasia, Mario, dan Rere. Wah, betapa mereka berubah!! Mungkin karena akupun berubah dalam banyak hal ya... Kusapa gadis-gadis itu dengan ciuman di pipi, ala Brazil. Agak kikuk sih, tapi biarlah. Hahaha... Sudah teman lama, makanya aku berani. Kalau sama orang baru, agak sungkan juga. Tapi bukan itu ah intinya... Maksudnya... Persahabatan itu harus dijaga teman-teman. Tidak boleh terlalu lama kita jauh dan tanpa kontak. Nantinya akan saling melupakan. Hari kemarin luar biasa sih... Apalahi setelahnya aku diantar pulang. Haha!
Yah.. Mungkin itu dulu. Sekedar supaya blogku terupdate nih, sepertinya. Hahaha... Sedang tidak ada bahan kreatif untuk dibahas. Sampai nanti lagi!
Tuesday, September 18, 2007
sedikit ngoceh saja.
Posted by
Samuel Ray
at
4:20 AM
|
Labels: iseng dan random, pemikiran dan filosofi
Sunday, July 22, 2007
kangen.
hmm. tadinya ingin menulis ini dalam bahasa inggris, tapi situasi tidak memungkinkan.
hmm. pengen ketik aja, aku sedang kangen. kangen aja sama mereka. sama sepasang orang. sama seorang yang lebih kecil. sama seseorang. seseorang lain, dan seseorang lagi, dan lagi, dan lagi, tidak terhitung banyaknya. mungkin seharusnya aku tidak bisa kangen sama salah satu seseorang itu. mungkin orang yang tidak kukangeni malah mengangeni aku setengah mati. mungkin aku tidak hanya kangen sama orang, tapi juga sama hidangan kuliner indonesia. komunitasku. semua.
ah, posting bodoh, posting kangen. tchau.
Posted by
Samuel Ray
at
5:18 PM
|
Labels: iseng dan random, pemikiran dan filosofi
Saturday, July 21, 2007
Quiz, Quiz, Quiz...
Okay. Somebody not so long ago sent me to do this quiz, but I just forgot and today I re-read it at Amanda's blog, and I decided to just do it. Have a little fun after a long day. So here goes...
grab the book nearest to you, turn to page 18, and find line 4!
"Claramente, eu vi." Hahaha... It's a Portuguese book, titled A Menina que Roubava Livros (Book Thief)
stretch your left arm out as far as you can!
Some 'clicks' came out..
what is the last thing you watched on tv?
Salão de Barulha, Queen Latifah's movie. Title translated. English title, unknown.
without looking, guess what time it is!
Hmmm.. about 9.30?
now look at the clock. what is the actual time?
9.39. Haha good shot Sam!
with the exception of the computer, what can you hear?
Television sound system's high bass, from the TV room.
when did you last step outside?
I just got home actually... Went to my Brazilian great-grandparent's house for dinner.
what were you doing?
Had dinner.
before you started this survey, what did you look at?
My blog, other people's blog... Not much.
what are you wearing?
An old yellow sweater, an OP T-shirt, a jeans, a pair of socks, and my Chuck Brazilian Edition.
did you dream last night?
Hmm... Can't remember.
when did you last laugh?
I just did. Ha-ha-ha.
what are on the walls you are in?
What the...
seen anything weird lately?
This quiz.
what do you think of this quiz?
Whatever...
what is the last film you saw?
Salão de Barulha.
if you became a multi-millionaire overnight, what would you buy?
I'd invest on stocks, gold, open a multi-national clothing company (look out adidas, nike, here I come!), get houses for my parents and my family, but most importantly, do all that silently. Nobody could know about my money. Haha!
tell me something about you that i don't know.
I love barbecue? Weird question...
if you could change one thing about the world, regardless of guilt or politics, what would you do?
Hmmm... The morality. I would like to see the standard of morality of this world raise up again.
do you like to dance?
Depends...
imagine your first child is a girl, what do you call her?
Hmm... 'Cece' would do.
imagine your first child is a boy, what do you call him?
'Koko' would do. Hahaha how uncreative I am... Well don't blame me, I'm not married yet...
would you ever consider living abroad?
I surely am. I love travelling.
what do you want God to say to you when you reach the pearly gates?
"I have been waiting for you, Samuel. You did a good job, son. Come and join your Father's happiness. I had a big party just for you!"
Posted by
Samuel Ray
at
5:34 PM
|
Labels: iseng dan random, pemikiran dan filosofi
Thursday, July 12, 2007
The End of Doraemon

As you know, Doraemon is a story with no ending, but this small story is about the "last episode" of the famous cartoon. Someone made this story and uploaded it to his homepage, and it is now widely spread all around Japan through the internet.
Here it goes;
One day,a very normal day, Nobita came back from school and went upstairs of his house. Doraemon was there sleeping, just like the other normal day. "Hey, Doraemon, please wake up, lets play!"
But Doraemon does not wake up. Nobita thought that Doraemon is tired, so he went out to play with Shizuka-chan and other folks. After few hours, he returned to his home, but Doraemon was still sleeping. Nobita felt something strange, and tried to wake him up. But there was no reply. He became to feel afraid, and tried to wake him up, but whatever he does, Doraemon did not wake up. Nobita exactly knew that something was different. This never happened before. He began crying, but though he screamed or cried, the famous fat-cat-robot did not make a single move at all. He came up to one idea, and jumped into his desk -the time machine-and went to the future to meet Dorami-chan, Doraemon's sister. He begged her for help, and forced her to go with him back to 1998.
After a short trip again back to 1998 by the time machine, Dorami-chan looked all over his brother Doraemon to see what was wrong with him. After few minutes, she said "the battery is out" Nobita was relieved, and said, "battery? so he is not broken right? please replace or recharge his battery, and put him back like before" But Dorami-chan shook her head and said, "Nobita-san, should I really do that?" Nobita said "what? what do you mean?" Dorami-chan replied; "His main battery is here, close to his pocket. And it ran out. But originally, he had a back-up battery in his ears, but as you know, his ears were eaten by a rat very many years ago, so he does not have a back-up battery now" "so what do you mean?" "I mean, if I replace his battery, every memory of you will be eternally lost from his brain program" "WHAT?????" "Shall I do that?" Nobita closed his eyes. He cried, but after few minutes, he stopped crying, and quietly told Dorami-chan, "Dorami-chan, thanks for coming here. I will take care of the rest. You have to go back to your future time now"
Dorami-chan could not decide what to do, but anyway she hugged Nobita quietly, and she went
back home. After she went back, Nobita carried Doraemon and placed him into the shelf.
...........TIME FLIES..........
Year 2010, Nobita grew up. Since that day, he changed. He studied hard, did not cry anymore, and he lived without Doraemon. He told Shizuka and other folks that Doraemon had to go
back to his future, and could not meet him anymore. Shizuka was impressed to Nobita's
mysterious appearance which became completely different from 10 years ago. They fell in love, and married. Nobita became a scientist. He made a laboratory in his room, and was studying hard with his job all day.
He told Shizuka not to come into the room, as it is very dangerous inside. But one day, he called
Shizuka and told her to come in to his room. It was the first time for her to enter his husband's
room. The moment she went in, she lost her words ......
There was her friend Doraemon, who she used to play in her childhood days. Doraemon was not
moving. It seemed as he was sleeping. "Look, Shizuka, I will plug in from now" Nobita turned on
the main switch on Doraemon. Doraemon quietly, very quietly started to open his eyes. It was the moment the inventor of Doraemon became clear. It was Nobita. He studied hard and hard just to meet and talk with his old friend again. Going back and forth of time, Nobita was the one who made Doraemon. He discovered all the programs and archetecture of Doraemon-type-robot. Nobita and Shizuka was crying gently. Doraemon opened his eyes. He looked around, and finally said, "Nobita-kun, did you finish your homework?" There was the same white clouds in the sky like the times they used to spend together...
***
Although I'm not sure yet is this story genuine or not, because it's not officially launched from the writer of this serie, isn't that beautiful end for a legendary manga? Doraemon, I love you! For the manga version of this story in English (slightly different), click here
Posted by
Samuel Ray
at
10:46 PM
|
Labels: current issues, iseng dan random
Wednesday, July 11, 2007
randomness prevails
ok guys! here I am again.. writing in English.
well... these days I have been really focusing on working things out with my blogs. been re-learning HTML again, asking here and there about tricks and stuff... well I don't see anything better to do either, since the weather has been really cold these days.
speaking about the weather, have you guys seen those old wild west cowboys movie where there were two cowboy shooter who were gonna have a gun fight... and the ambient was so silent and motionless, that you can hear wind blowing? like wuuufhhhh... like that?
well last night, as I was sitting in front of the computer, listening to music and replying to messages, I could actually, literally, heard the wind blowing on the road, through the trees. isn't that scary in some way? not thinking of ghost myths and all, I'm talking about the coldness you might feel outside. with wind blowing that strong, wearing two jackets on top of the other wouldn't even help much. that was scary.
I'm posting some more pictures... I learnt recently that blogging without putting pictures would be dull... so now I will start off with this flick from a Rotary meeting I attended on Monday, in Cambira.
Okay. there is actually not much to see in this picture. the meeting we had that night was more boring than a golf game. what I liked from the room was the big rotary logo on the wall... showing that the place actually had its identity.about the existence of this picture, there's a little work of boredom behind the scene... having nothing to do after the dinner, I took picture of this Guarana drink. Looks like it could be a part of a good commercial, yah? =)
And finally, this is a picture that I took last night, a picture of a gecko. this is the first time, after nearly 8 months staying in Brazil, that I see a gecko. it was small and really quiet, I found it staying motionless under the bathroom pot. even the poor animal kept motionless after three camera flashes.
here he is...
and there goes. total randomness. I'll think of a better post next time. sorry...
*disappointed to self**
Posted by
Samuel Ray
at
10:08 AM
|
Labels: brazil, iseng dan random
Tuesday, July 10, 2007
satu lagu di kepalaku
hehehehe. posting pake bahasa indonesia lagi. hari ini benar-benar hari 'blog' buat aku... dari tadi pagi kerjaannya di komputer, buka-buka blog orang, ngisi entry, ini udah yang kedua hari ini. biasanya aku sehari tuh satu doang, hahahaha...
jadi... entry ini simple aja sih. tiba-tiba pas ngebuka blognya amanda, aku ngeliat teks lagunya GMB yang judulnya Tiada Seperti-Mu. Udah lama banget ngga ngedenger lagu ini, sejak laptop gw rusak sekitar satu setengah bulan lalu. Terus ngebaca teksnya di blog tadi, keingetan lagi... Betapa dulu aku seneng banget sama lagu satu ini, nyantol di kepala sampe berhari-hari, dan rasanya pengen denger terus. diingetin lagi kalo Tuhan udah sangat baik dalam hidupku, dan anugrah-Nya emang ngga pernah berubah dan makin melimpah...
lalu ketemu deh lagunya di imeem! Puji Tuhan! buat yang mau dengerin, silahkan lihat teks dan playernya di bawah ya... post ini kututup... =)
reff :
-by:GMB-
Posted by
Samuel Ray
at
11:41 AM
|
Labels: iseng dan random
Monday, July 2, 2007
blogging tiga belas menit
waktu di komputer menunjukkan pukul 14:47. baru saja berganti ke menit berikutnya.
aku harus selesai menggunakan komputer ini pukul 15:00... adik kecilku giovanna minta gantian. tidak enak juga mengingat kemarin-kemarin dia sudah melihatku duduk diam di komputer seharian, dan sekarang gw tidak mau gantian. lagipula ini komputer dia juga... kenapa dia mesti jadi minta izin sama gw?
ah udah, jadi ngga nyambung. hmm... hari ini gw ngga ngelakuin apa-apa in particular. bangun jam delapan pagi, sarapan, duduk di komputer dan ngelakuin 'ritual' online gw yang biasa. Friendster. Orkut. Gmail. Yahoo. Torrent downloading. wah klo dipikir-pikir gaya hidup gw makin nerd aja klo begini...
terus agak sore, serial Heroes episode 23 selesai gw download. season satu. gw akan melihat akhirnya siapakah yang meledak, Peter Petrelli atau si psikopat Sylar. agak lost dengan ceritanya pada awalnya, maklum gw agak lama absen nonton, tapi akhirnya gw bisa catch up lagi pelan-pelan. Hiro dan Ando gagal membunuh Sylar, Hiro akhirnya berjuang sendiri, kakak Peter tidak mau menolongnya dan malah berencana kabur... dan akhirnya, pertarungan besar yang kutunggu-tunggu: Sylar vs Peter Petrelli. Sylar melempar seseorang... Sylar membalikkan peluru merubuhkan sang polisi pembaca pikiran... Sylar mengambil sepotong tiang untuk menggebuk mati Peter... Tiba-tiba datang wanita dengan dua kepribadian (lupa namanya), dan film berhenti.
egh...
kesel.
gw download torrent yang salah.
***
oh anyway... sudah 6 menit lagi menuju 15:00. masih ngga jelas apa tujuan blog ini.
oia. liburan sekolah udah dimulai. tiga minggu sampai akhir juli. dan akhirnya makin dekat tanggal gw pulang ke indonesia. gw akan terbang dari sao paulo hari 27 bulan September, dan akan tiba di rumah hari 29, tepat ulang tahun mama tercinta. akan jadi penerbangan yang panjang dan melelahkan sekali... tapi aku tidak sabar pulang. kangen. gereja, sahabat-sahabat, jalan-jalan di mall, kena macet, tidur di kasur sendiri... semua cuman ada di jakarta.
klo dengan ini teman-teman berasumsi gw ngga seneng tinggal di brasil, salah lho. gw bahagia tinggal di sini. gw bisa ngomong portugis, gw tambah dewasa jasmani dan rohani, gw kenal banyak temen-temen baru, yah singkatnya, I'm living the dream. Tapi memang ada saatnya burung yang terbang tinggi harus mendarat kembali, mengistirahatkan sayap-sayapnya.
14:58. blog ini harus berakhir sekarang... ternyata gw masih perlu latihan lebih banyak lagi untuk lebih mahir blogging cepat. terbukti hasil blogging 13 menit gw random dan bener-bener ngga ada pointnya. hehehe. see you soon guys.
Posted by
Samuel Ray
at
10:44 AM
|
Labels: iseng dan random
Wednesday, June 13, 2007
resting in peace: my old blog.
wah. pesan penutup yang benar-benar dramatis di sini. ceritanya aku ucapkan selamat tinggal pada blogku yang lama, dan akan memulai babak blogging baru di sini. tempat yang lebih serius dan lebih secure.
sedih juga. gw sampe mikir ada bener ngga ya fans2 fanatik blog gw yang bakal terharu sedih? =) sam, sam... aneh2 aja.
Posted by
Samuel Ray
at
1:53 PM
|
Labels: current issues, iseng dan random
Thursday, June 7, 2007
nasi goreng
blog pertama. isinya singkat saja, blog yang ditulis di tengah-tengah menunggu host brother selesai mandi dan menonton piratas do caribe 3.
ceritanya blog saya baru ada rencana mau dipindahkan. dari http://sandaljepitkaret.blogs.friendster.com ke sini. Alasannya, ngeblog di sini bisa lebih bebas, banyak template dan personifikasinya, dan lebih sinkron kesana kemari.
jadi, cerita pertama. hari ini waktu sedang cuci muka di wc rumah, bersiap-siap pergi ke bioskop, tiba-tiba saya mencium bau nasi goreng abang-abang khas indonesia. ya, nasi goreng abang-abang dengan nasi beras murahnya, sambal murahan, dan bumbu yang ngga jelas itu. iya, saya kangen nasi goreng itu. mungkin saking kangennya otak saya mengada-ada, mencium bau yang sebenarnya tidak saya cium.
tidak tahulah, kangen saja sama indonesia.
ps. blogger keren juga ya. =)
Posted by
Samuel Ray
at
2:56 PM
|
Labels: brazil, iseng dan random